Rawat Ibu Lumpuh, Bantu Yatim Ini Bertahan Hidup

Rawat Ibu Lumpuh, Bantu Yatim Ini Bertahan Hidup

Donasi Terkumpul
Rp0
0 Donatur
Rincian Penggunaan Data

Penggalang Dana

logo ry

Rumah Yatim

ORG
Identitas terverifikasi

Detail Cerita Campaign

“Ayah, tenang di sana ya. Terima kasih sudah membesarkan Pitri dan mengajarkan banyak hal. Semoga ayah masuk surga. Ibu harus sehat ya, Pitri nggak pernah malu punya ibu lumpuh. Pitri sayang banget sama ibu.” 🥺❤️

Pitri (18) seorang anak yatim yang kini menjadi satu-satunya sandaran hidup bagi ibunya, Siti Aisyah (50), yang lumpuh total sejak lama.

Mereka hanya tinggal berdua di rumah sewaan sederhana, setelah sang ayah meninggal dunia tiga tahun lalu karena sakit. Sejak saat itu, tak ada lagi yang mencari nafkah untuk keluarga kecil ini.

Setiap hari, Pitri harus membagi waktunya antara sekolah, bekerja, dan merawat ibunya. Ia kini duduk di kelas XII SMA, namun harus menanggung berbagai tunggakan.

Uang sekolah menunggak dua bulan, seragam olahraga belum terbeli, dan rumah sewa mereka juga tertunggak selama dua bulan. Saat pelajaran olahraga, Pitri hanya bisa mengenakan seragam putih biasa berbeda dari teman-temannya.

Meski hatinya perih, ia memilih diam dan bertahan.💔

Untuk bisa makan sehari-hari, Pitri bekerja sebagai buruh cuci di rumah-rumah tetangga. Upahnya hanya sekitar 20ribu per hari. Dari penghasilan itulah ia membeli makanan, obat sederhana, dan sedikit demi sedikit mencoba melunasi tunggakan.

Bahkan saat tubuhnya lelah atau sakit, Pitri tetap bekerja, karena berhenti berarti tak ada makanan untuknya dan sang ibu.

Dengan penuh kesabaran, Pitri merawat ibunya: memandikan, menyuapi, mengganti pakaian, bahkan saat ibunya tak sadar buang air.

Tak pernah ada keluhan keluar dari bibirnya. Di balik senyum yang ia simpan, tersimpan rindu mendalam pada ayahnya dan kesedihan melihat ibunya kian melemah.

Setiap kali kesedihan datang dan rasa lelah tak tertahankan, Pitri kerap melangkahkan kaki ke makam ayahnya. Di sana, ia duduk terdiam, menahan tangis, bercerita tentang beratnya hidup yang kini ia jalani sendirian. Makam ayahnya menjadi satu-satunya tempat Pitri mengadu saat dunia terasa terlalu berat.

Hari ini, Pitri tidak meminta kemewahan. Ia hanya ingin bisa terus sekolah, membayar sewa rumah, dan memastikan ibunya tetap hidup dengan layak.

Uluran tangan kita bisa menjadi harapan bagi Pitri untuk bertahan dan melanjutkan mimpinya. Kalian bisa bantu perjuangan pitri dengan cara :

1. Klik "Donasi Sekarang"

2. Masukkan nominal donasi

3. Pilih metode pembayaran

4. Kamu akan mendapatkan laporan via E-mail

5. Transfer sesuai 3 kode unik untuk memudahkan sistem dalam pencatatannya dan tepat sasaran dalam penyalurannya

Info Selengkapnya Hubungi :

Admin (082298357904)

Selengkapnya

Galang dana ini dishare melalui promosi iklan

Affiliator Kebaikan

Yuk Jadi Fundraiser
Bagikan Program

Berita Program

Program Dirilis

24 Feb 2026

Donatur

0
Empty

Jadilah Donatur Pertama
Doa-doa #PejuangKebaikan
Empty