Detail Cerita Campaign
Di usia yang seharusnya dipenuhi tawa dan permainan, Syarif (10 tahun) justru harus memikul beban hidup yang begitu berat.
Sejak ayahnya meninggal dunia satu tahun lalu dan ibunya memilih menikah lagi tanpa pernah menengoknya, Syarif hidup seorang diri di rumah peninggalan ayahnya.

Setiap pagi, sebelum berangkat sekolah, Syarif berjalan menyusuri gang demi gang dengan karung lusuh di pundaknya. Ia mencari rongsokan — botol plastik, kardus, hingga besi tua — apa pun yang bisa dijual agar bisa membeli nasi untuk makan hari itu.

Dalam sehari, ia hanya bisa membawa pulang sekitar lima ribu rupiah. Jumlah yang tak seberapa, tapi bagi Syarif, itu adalah hasil kerja keras dan harapan untuk bertahan hidup.

Syarif tetap semangat sekolah, meski tak punya tas, sepatu, atau uang jajan seperti teman-temannya. Ia percaya, pendidikan adalah satu-satunya jalan agar bisa mengubah nasib dan membahagiakan almarhum ayahnya suatu hari nanti.

Namun tanpa bantuan, perjuangan Syarif bisa berhenti kapan saja. Mari bersama kita ulurkan tangan untuk membantu Syarif — agar ia bisa tetap sekolah, makan layak, dan memiliki masa depan yang lebih baik.
Yuk bantu Perjuangan Syarif melalui :
1. Klik "Donasi Sekarang"
2. Masukkan nominal donasi
3. Pilih metode pembayaran
4. Kamu akan mendapatkan laporan via E-mail
5. Transfer sesuai 3 kode unik untuk memudahkan sistem dalam pencatatannya dan tepat sasaran dalam penyalurannya
Info Selengkapnya Hubungi :
Admin (087839671808)